Senin, 13 Mei 2013

SASD, DASD, Batch Processing, On-Line Processing dan Real Time Processing (Tugas 4)






Dalam penulisan blog sekarang saya akan membahas tentang apa itu SASD, DASD, Batch Processing, On-Line Processing dan Real Time Processing. SASD dan DASD itu merupakan media penyimpanan atau dua cara pengasksesan data, sedangkan Bacth Processing, On-Line Processing dan Real Time Processing adalah Teknik-teknik pengolahan data atau pemrosesan data.  Media penyimpanan/storage atau memori pada komputer dapat dibedakan menjadi 2 yaitu primary memory dan secondary memory.  Untuk lebih jelasnya akan coba saya jelaskan… semoga bisa bermanfaat buat yang membaca.
A. Media Penyimpanan (1)
    1. Primary Memory
        Primary memory merupakan primary storage atau internal storage
a. Ada 4 bagian di dalam primary storage, yaitu :
1)   Input Storage Area : untuk menampung data yang dibaca.
2)   Program Storage Area : penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.
3)   Working Storage Area : tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
4)   Output Storage Area : penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.
b. Primary Memory komputer terdiri dari 2 bagian yaitu :
   1) RAM (Random Acces Memory)
Bagian dari main memory, yang dapat kita isi dengan data atau program dari disket atau sumber lain. Dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja didalam memori.
   2) ROM (Read Only Memory)
Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus. Misalnya : diisi penterjemah dalam bahasa BASIC.
    2. Secondary Memory (2)
Memori pada CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk sementara waktu. Karena itu alat penyimpanan data yang permanen sangat diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat-alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU pada saat diperlukan. Alat tersebut dinamakan secondary memory/auxiliary memory atau backing storage.
a. Jenis-jenis Secondary Storage, yaitu :
1) Serial/Sequential Access Storage Device (SASD)
Prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal. Sudah jarang dipakai dan umumnya hanya untuk bcakup data seperti Magnetic Tape. (3)
    Contoh : Magnetic Tape, Punched Card, Punched Paper Tape.
a. Magnetic Tape (4)
Magnetic tape adalah model pertama dari secondary memory. Tape ini juga dipakai untuk alat Input/Output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Panjang tape pada umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi ferroksida. Flexible plastiknya disebut mylar. Mekanisme aksesnya adalah tape drive. Jumlah data yang ditampung tergantung pada model tape yang digunakan. Untuk tape yang panjangnya 2400 feet, dapat menampung kira-kira 23.000.000 karakter. Penyimpanan data pada tape adalah dengan cara sekuensial.a) Keuntungan Penggunaan Magnetic Tape
- Panjang record tidak terbatas.
- Density data tinggi.
- Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah.
- Kecepatan transfer data tinggi.
- Sangat efisien bila semua atau kebanyakan record dari sebuah
tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya.
b) Keterbatasan Penggunaan Magnetic Tape
- Akses langsung terhadap record lambat.
- Masalah lingkungan.
- Memerlukan penafsiran terhadap mesin.
- Proses harus sekuensial.
2) Direct Access Storage Device (DASD)
DASD atau media penyimpanan akses langsung adalah media arsip utama (file master) yang baik, arsip utama adalah gambaran konseptual dari salah satu sumber daya perusahaan atau unsur lingkungan. Penggunaan DASD lainnya yang populer adalah media penyimpanan sementara yang berfungsi untuk menampung data semi-terproses, misalnya data dapat di transfer dari satu program ke program lainnya dalam bentuk piringan(5). Dalam pengambilan data tertentu tidak perlu dicari dari awal, tetapi bisa langsung ke data yang dituju. Oleh karena itu, prosesnya lebih cepat dibanding SASD. (6)
    Contoh : Magnetic Disk, Floppy Disk, Mass Storage.
a. Magnetic Disk(7)
RAMAC (Random Access) adalah DASD pertama yang dibuat oleh industri komputer. Pada magnetic disk kecepatan rata-rata rotasi piringannya sangat tinggi. Access arm dengan read/write head yang posisinya diantara piringanpiringan, dimana pengambilan dan penyimpanan representasi datanya pada permukaan piringan. Data disimpan dalam track.
b. Karakteristik Secara Fisik Pada Magnetic Disk(8)
- Disk pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan piringan alumunium.
- Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11 piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada minidisk) dan menyerupai piringan hitam.
- Permukaannya dilapisi dengan metal oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses.
- Disk mempunyai 200-800 track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
- Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran/debu dari pada permukaan yang di dalam. Arm pada permukaan luar hanya dapat mengakses separuh data.
-       Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack.
c. Keuntungan Penggunaan Magnetic Disk(9)
- Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara sekuensial atau direct.
- Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record lebih cepat.
- Respon time cepat.
d. Keterbatasan Penggunaan Magnetic Disk
- Harga lebih mahal
B. Teknik-teknik Pengolahan Data atau Pemrosesan Data
Ada berbagai macam teknik pengolahan data, beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah ini :
1. Batch Processing
Batch Processing juga dikenal sebagai Sequential Processing atau serial processing, yaitu suatu pengolahan data di mana data dikumpulkan dalam kelompok-kelompok yang agak besar sebelum dimasukkan sebagai input dalam komputer untuk periode tertentu kemudian baru dilakukan pengolahan data yang klasik. Proses ini jauh lebih banyak digunakan dalam sistem informasi manajemen.(10)
Proses pengolahan data dengan cara menumpuk pekerjaan dan nantinya akan dikerjakan sekaligus. Batch processing merupakan cara terbaik untuk memanfaatkan waktu komputer. Namun untuk mengembangkan program komputer, cara batch sangat tidak efisien.(11)
Batch Processing adalah suatu model pengolahandata, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dandata, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dandiatur pengelompokkan datanya dalam kelompok diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok–kelompok yang disebut batch.kelompok yang disebut batch.(12)
a. Enam tahap yang harus dilalui pada batch processing, yaitu :(13)
1) Conversion atau konversi
2) Edit atau koreksi
3) Sorting atau pengurutan
4) File maintenance atau pemelihharaan file
5) File extraction atau pengutip/cuplikan
6) Report generator atau membuat laporan
 2. On Line Processing (Pengolahan Langsung)
On-Line Processing adalah pengolahan data yang dilaksanakan oleh peralatan yang secara langsung dikontrol CPU, pada pengolahan ini dalam banyak hal masih diperlukan peralatan tambahan untuk data yang dikirim dan diolah yaitu Magnetic tape Unit atau Disc Storage device dan lainnya. (14)
Pengolahan langsung dikembangkan untuk mengatasi masalah arsip yang ketinggalan jaman. Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan langsung adalah penyimpanan piring magnetik(15)
3. Real Time Processing
Real Time adalah pengolahan data yang berjalan secara paralel dengan proses fisik sehingga hasil dari pengolahan data itu muncul secara berurutan, real time dalam sistem pemesanan tempat pada penerbangan udara adalah waktu yang diperlukan untuk mengolah jawabannya selagi pelanggan masih berada pada pesawat teleponnya.(16)
Istilah yang sesungguhnya sering digunakan berkaitan dengan sistem komputer. Sistem yang sesungguhnya ini ada yang mengatakan sebenarnya merupakan sistem yang langsung (online) juga. Anda mungkin sering mendengar seseorang berkata “Kami memiliki sistem yang realtime”. Sistem yang sesungguhnya adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem ini mengharuskan komputer merespon dengan cepat status sistem fisik. Sistem yang sesungguhnya adalah bentuk khusus dari sistem langsung, sistem langsung menyediakan sumber daya konseptual yang mutahir dan sistem yang sesungguhnya memperluas kemampuan tersebut dengan menggunakan daya konseptual untuk menentukan operasi dari sitem fisik. Misalnya kalian ingin menulis cek untuk membayar pembelian disebuah toko serba ada, dan petugasnya menanyakan nomor kartu identitas anda. Lalu petugas memasukkan nomor tersebut ke dalam mesin cash register yang dihubungkan dengan komputer, dan komputer melakukan pemeriksaan pinjaman (Credit), jika pinjaman anda baik anda diijinkan untuk melakukan pembelian, jika tidak anda tidak bisa membeli dengan kartu kredit. Itu artinya komputer menentukan apakah suatu penjualan terjadi, komputer mengendalikan sistem fisik. (dasd4)(17)
a. Berdasarkan batasan waktu yang dimilikinya, Real time system ini dibagi atas:(18)
1. Hard Real time
2. Soft Real time
3. Firm Real time
b. Komponen dari Real time system ini adalah: (19)
1. Perangkat keras
2. Sistem Operasi Real time
3. Bahasa Pemrograman Real time
               4. Sistem Komunikasi
Referensi :
(3)(6) Ukar, K. (2006). Student guide series: Pengenalan komputer. Jakarta : PT Elex Media Komputindo. (google.books.co.id).
(5)(15)(17) Jimmy L. Gaol. (2008). Sistem informasi  manajemen : Pemahaman dan aplikasi. Grasindo (google.books.co.id).
(10)(14)(16) Suyanto, M. (2005). Pengantar teknologi informasi untuk bisnis. Yogyakarta : C.V. Andi Offset (Penerbit Andi). (google.books.co.id)
(13)Sulianta, F. (2010).  IT ergonomics. Jakarta : PT Elex Media Komputindo. (google.books.co.id).

Poskan Komentar