0

PROGRAM KOMPUTER

Posted by Jujur Sitanggang on 7:25 PM
     PROGRAM KOMPUTER
          Program komputer tidak lain adalah suatu perangkat lunak (software) yang digunakan untuk keperluan-keperluan aplikatif tertentu di berbagai bidang, baik di lingkungan perusahaan, pendidikan ataupun yang lainnya. Perangkat merupakan suatu runtunan kode-kode program yang ditulis dengan salah satu bahasa pemrograman tertentu dan telah dikompilasi melalui kompilator yang sesuai dengan bahasa pemrograman tersebut.

  KOMPILATOR

       Kompilator (compiler) dapat diartikan sebagai suatu penerjemah, artinya kumpulan kode program yang ditulis dalam suatu bahasa pemrograman tertentu akan diterjemahkan oleh kompilator ke dalam bahasa assembly; yang selanjutnya akan diterjemahkan lagi menjadi kode objek sehingga perintah-perintahnya akan dikenali oleh komputer (dalam hal ini mesin). Dengan demikian komputer akan dapat merespon permintaan kita dengan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang kita perintahkan.

BAHASA PEMROGRAMAN

      Bahasa pemrograman adalah suatu kumpulan kata (perintah) yang siap digunakan untuk menulis suatu kode program sehingga kode-kode program yang kita tulis tersebut akan dapat dikenali oleh kompilator yang sesuai. Kata-kata tersebut dalam dunia pemrograman sering dikenal dengan istilah keyword (terkadang disebut reserved word).

BAHASA C

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa sekarang banyak sekali terdapat bahasa permograman tingkat tinggi (high level language) seperti Pascal, BASIC, COBOL dan lainnya. Walaupun demikian, sebagian besar dari para programmer profesional masih tetap memilih bahasa C sebagai bahasa yang lebih unggul, berikut ini alasan-alasannya:
  •  Bahasa C merupakan bahasa tingkat menengah (middle level language) sehingga mudah untuk melakukan interfacing (pembuatan program antar muka) ke perangkat keras (hardware).
  • C mempunyai banyak jenis data yang dikenal & operator untuk manipulasi data.
  •  C menyediakan berbagai struktur data dan pengendalian proses. Sehingga memungkinkan untuk membuat program yang terstruktur (program yang mudah dipakai dan dikembangkan).
  • C mudah dipahami dibandingkan dengan bahasa mesin, karena bahasa C berorientasi pada permasalahan bukan pada mesin..
  •  C mempunyai kecepatan eksekusi yang mendekati kecepatan eksekusi bahasa mesin.
  •  C memungkinkan manipulasi data dalam bentuk bit maupun byte secara efisien dan dapat memanipulasi alamat dari suatu data.
  •  C memakai memori yang sedikit
  •  C merupakan salah satu bahasa pemrograman yang terstruktur.
Kelemahan :
  • Banyaknya operator serta flexibilitas penulisan program yang terkadang membingungkan pemakai.
  •  Programmer C tingkat pemula pada umumnya kurang memgenal pointer dan tak terbiasa menggunakannya, padahal kelebihan C ada pada pointer ini.
KERANGKA PROGRAM

     Setiap program yang ditulis dengan menggunakan bahasa C harus mempunyai fungsi utama, yang bernama main(). Fungsi inilah yang akan dipanggil pertama kali pada saat proses eksekusi program. Artinya apabila kita mempunyai fungsi lain selain fungsi utama, maka fungsi lain tersebut baru akan dipanggil pada saat digunakan. Fungsi main() ini dapat mengembalikan nilai 0 ke sistem operasi yang berarti bahwa program tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan.
Berikut ini dua bentuk kerangka fungsi main() di dalam bahasa C yang sama-sama dapat digunakan.
a. Bentuk Pertama (tanpa pengembalian nilai ke sistem operasi)
void main(void) {
Statemen_ yang_akan_dieksekusi;
...
}
Kata kunci void di atas bersifat opsional, artinya bisa dituliskan atau bisa juga tidak.

b. Bentuk Kedua (dengan mengembalikan nilai 0 ke sistem operasi)
int main(void) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
return 0;
}

     Kata kunci void di atas juga bersifat opsional. Namun, para programmer C pada umumnya menuliskan kata kunci tersebut di dalam fungsi yang tidak memiliki parameter. Dalam buku ini penulis akan banyak menggunakan bentuk kedua untuk setiap contoh-contoh program yang ada.
Adapun untuk kerangka lengkap dari program yang ditulis dalam bahasa C adalah seperti yang tertulis di bawah ini.

#include <nama_header_file>
...
/* Prototipe fungsi */
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...);
tipe_data nama_fungsi2(parameter1, parameter2, ...);
...
/* Fungsi utama */
int main(void) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
return 0;
}
/* Implementasi fungsi */

 tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
}
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi
...
}


     Oleh karena bahasa C merupakan bahasa prosedural yang menerapkan konsep runtunan (program dieksekusi per baris dari atas ke bawah secara berurutan), maka apabila kita menuliskan fungsi-fungsi lain tersebut di bawah fungsi utama, maka kita harus menuliskan bagian prototipe (prototype), hal ini dimaksudkan untuk mengenalkan terlebih dahulu kepada kompilator daftar fungsi yang akan digunakan di dalam program. Namun apabila kita menuliskan fungsi-fungsi lain tersebut di atas atau sebelum fungsi utama, maka kita tidak perlu lagi untuk menuliskan bagian prototipe di atas. Untuk lebih jelasnya, perhatikan kerangka program di bawah ini dimana fungsi- fungsi yang akan digunakan dituliskan sebelum fungsi utama.

#include <nama_header_file>
...
/* Fungsi-fungsi yang dibutuhkan ditulis sebelum fungsi main()
sehingga tidak membutuhkan prototipe fungsi */
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
}
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
}
...
/* Fungsi utama */
int main(void) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
return 0;

}

      Program yang ditulis di dalam bahasa C akan disimpan dalam file yang berekstensi C (*.c), misalnya contoh1.c. Sebagai tambahan pengetahuan bagi Anda bahwa program yang ditulis dengan bahasa C ini dapat dikenali dan dikompilasi dengan menggunakan kompilator C++. Sehingga apabila Anda tidak memiliki kompilator C, maka Anda juga dapat mencoba menjalankan contoh-contoh program di dalam buku ini dengan menggunakan kompilator C++ (dalam segala bentuk variannya, seperti Turbo C++, Borland C++, MinGW, C++Builder, Visual C++ atau lainnya), tentunya selama program yang kita buat tidak menggunakan file header yang spesifik dari kompilator tertentu.


File Header
     File header adalah file dengan ekstensi h (*.h), yaitu file bantuan yang digunakan untuk menyimpan daftar-daftar fungsi yang akan digunakan di dalam program. Bagi Anda yang sebelumnya pernah mempelajari bahasa Pascal, file header ini serupa dengan unit Dalam bahasa C, file header standar yang untuk proses input/output adalah <stdio.h>. Maka dari itu untuk hampir setiap kode program yang ditulis dalam bahasa C, akan mencantumkan file header <stdio.h>. Perlu sekali untuk diperhatikan bahwa apabila kita menggunakan file header yang telah disediakan oleh kompilator, maka kita harus menuliskannya di dalam tanda ‘<’ dan ‘>’ (misalnya <stdio.h>). Namun apabila kita menggunakan file header yang kita buat sendiri, maka file tersebut ditulis di antara tanda ‘”’ (misalnya “CobaHeader.h” ). Perbedaan antara keduanya terletak pada saat pencarian file tersebut. Apabila kita menggunakan tanda <>, maka file header tersebut akan dianggap berada pada direktori default yang telah ditentukan oleh kompilator. Sedangkan apabila kita menggunakan tanda “”, maka file header dapat kita tentukan sendiri lokasinya.
     File header yang akan kita gunakan harus kita daftarkan dengan menggunakan directive #include (Preprocessor Directive). Directive #include ini berfungsi untuk memberitahu kepada kompilator bahwa program yang kita buat akan menggunakan file-file yang didaftarkan. Berikut ini contoh penggunaan directive #include.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include “MyHeader.h”

     Setiap kita akan menggunakan fungsi tertentu yang disimpan dalam sebuah file header, maka kita juga harus mendaftarkan file header-nya dengan menggunakan directive #include. Sebagai contoh, kita akan menggunakan fungsi getch() dalam program, maka kita harus mendaftarkan file header <conio.h>.

0 Comments

Copyright Jujur Soaloon Sitangang Lipan All rights reserved. Theme by Sitanggang. | Bloggerized by Soalparna.